puisi sederhana
Cerita kecil dengan puisi sederhana
puisi sederhana : PUJAAN
Setiap orang pasti memiliki sebuah cerita menarik
dihidupnya. Cerita tentang kebahagiaan, duka, cinta, lara, dan lain sebagainya.
Namun tidaklah semua orang mampu untuk menceritakan itu. Seperti
apa
sesunggunya perasaan yang ia rasakan. Terlebih saat duka, jangankan cerita
kadang memberi gambaran pun sangat sulit. Dan yang menyakitkan adalah ketika
tak seorangpun yang memperdulikan perasaan kita. Kita seperti ingin mengadu
tapi kepada siapa. Ingin merangkainya dalam sebuah kata-kata tapi kita tidak
memiliki keahlian mengarang atau membuat puisi. Lalu..
![]() |
| By: soroush karimi |
Kenapa tidak. Menangislah bila ingin menangis dan tertawalah
bila ingin tertawa. Katakan semua yang ingin kamu katakan. Tulislah apa yang ingin
kamu tulis.. Itu semua adalah hak kita dan jangan biarkan itu hilang. Jangan peduli
dengan apa yang disebut “kata orang”. Sekalipun menulis bukan keahlian kita,
kemampuan kita. Tapi menulis adalah salah satu curahan dari ekspresi dan
gambaran perasaan yang tidak cukup diungkapkan dengan kata-kata. Lakukan meski
itu di sebatas cerita kecil, cerita sederhana.
Berikut adalah puisi sederhana, gambaran cerita kecil dari
salah seorang sahabat:
PUJAAN
Terkenang Aku Dengan Lagu
Membawa Aku Nostalgia
Dikala Diam Pada Ruang Sepi
Terhanyut Aku Dalam Lamunan
Bayangkan, Engkau Ada Disini
Menyanding Gitar Dipetik Untukku
Nampak Terasa Damai Hingga Kerelung Hati
Wahai….. Kau Pujaan,
Indah Nian Andai Kau Kudekap
Bertumpu Pada Pelukanmu Dengan Bisik
Angin
Bersama Memandang Tinggi Pada Bintang
Dan Berseru Kecil Memuja Bulan
Kau Pujaan
Nyanyikalah Aku Lagu Rindu
Hangatkan Aku Dalam Pelukan
Dan
Cumbulah Aku Dengan Bisik Mesra

Komentar
Posting Komentar