puisi sederhana~cinta dan benci



Cerita kecil dengan puisi sederhana


By: Aidan Meyer
Setiap orang pasti memiliki sebuah cerita menarik dihidupnya. Cerita tentang kebahagiaan, duka, cinta, lara, dan lain sebagainya. Namun tidaklah semua orang mampu untuk menceritakan itu. Seperti apa sesunggunya perasaan yang ia rasakan. Terlebih saat duka, jangankan cerita kadang memberi gambaran pun sangat sulit. Dan yang menyakitkan adalah ketika tak seorangpun yang memperdulikan perasaan kita. Kita seperti ingin mengadu tapi kepada siapa. Ingin merangkainya dalam sebuah kata-kata tapi tidak memiliki keahlian mengarang atau membuat puisi. Lalu..
By: Tim Marshall
Kenapa tidak. Menangislah bila ingin menangis dan tertawalah bila ingin tertawa. Katakan semua yang ingin kamu katakan. Tulislah apa yang ingin kamu tulis.. Itu semua adalah hak kita dan jangan biarkan itu hilang. Jangan peduli dengan apa yang disebut “kata orang”.  Sekalipun menulis bukan keahlian kita, kemampuan kita. Tapi menulis adalah salah satu curahan dari ekspresi dan gambaran perasaan yang tidak cukup diungkapkan dengan kata-kata. Lakukan meski itu di sebatas cerita kecil, cerita sederhana.
Berikut adalah puisi sederhana, gambaran cerita kecil dari salah seorang sahabat:

CINTA & BENCI
Oleh: Vitria Palahidu

Rasa yang tersirat dilubuk hati

Seperti menggetar memaksa jiwa

Mengungkap cinta padanya yang lalu

Namun hasrat tenggelam di dalam luka



Pernah terangkul kasih di sekilas masa

Peristiwa silam mengundang benci

Ia datang kala itu memuja cinta

Dan kata-kata yang dituju padaku



Sejenak kuterbuai, ibarat terlena dalam lagu

Sepotong kasih patah dengan khianat

Dan berlalu sisipkan luka

Memadu kasih dibalik janji setia



Walau hanya berlabuh sesaat engaku dihatiku

Cintaku murni takkan pudar

Sayang, alangkah sayang

Aku cinta tapi benci

Komentar